Terapi Pengobatan Lupus dengan Kemoterapi

Pada akhir-akhir ini, dunia dikejutkan dengan pernyataan salah seorang penyanyi pop terkenal, Selena Gomez. Ia menyatakan bahwa dirinya pernah menjalani terapi pengobatan lupus dengan kemoterapi.

Seperti yang telah dibahan sebelumnya, jika lupus adalah gangguan sistem kekebalan tubuh yang malah menyerang organ sehat dalam tubuh atau disebut penyakit autoimun. Lalu, apa hubungannya dengan kemoterapi ? Bukankah kemoterapi itu salah satu bentuk terapi atau pengobatan untuk para penderita kanker ?

Kemoterapi untuk Pengobatan Lupus

pengobatan lupus dengan kemoterapi

Kemoterapi adalah jenis pengobatan yang diciptakan untuk mengatasi ketidaknormalan perilaku sel tubuh. Bukan hanya kanker, lupus pun memiliki gangguan yang sama dimana sistem kekebalan tubuh berperilaku tidak normal, sehingga kemoterapi bisa menjadi salah satu solusi pengobatan lupus. Namun perlu anda perhatikan, dosis kemoterapi untuk penyakit lupus ini lebih rendah dibandingkan dengan dosis untuk penyembuhan kanker.

Faktanya, penyakit lupus yang menyerang para penderitanya kebanyakan ada di dalam tingkat ringan dan sedang, sehingga tidak membutuhkan kemoterapi, namun hanya diberikan obat lupus yang tepat dengan pengawasan dari dokter. Sedangkan para penderita lupus dalam tingkat lanjut, mereka lah yang dianjurkan untuk melakukan kemoterapi.

Baca juga : Wanita Indonesia Penderita Lupus yang Bisa Bertahan Hidup

Kemoterapi yang dijalankan penderita lupus pun dikatakan hanya akan bisa meredakan gejala dan mengurangi risiko lanjut terjadinya kerusakan organ tubuh yang lebih parah. Hal ini menngingat belum adanya obat paling ampuh untuk menyembuhkan lupus secara total.

Walaupun fakta ini membuat banyak penderita lupus enggan melakukan pengobatan karena sekeras apapun mereka berobat, lupus tak akan hilang dalam tubuhnya, namun siapa tak tahu jika suatu saat nanti akan tercipta obat lupus paling aman dan ampuh. Menyembuhkan lupus secara menyeluruh tanpa menyisakan beberapa gejala serius pada tubuhnya.

Terlepas dari itu semua, penderita lupus harus tetap optimis bisa menjalani hidup dengan normal meskipun bersama dengan penyakit lupus yang harus dibawa seumur hidup. Dengan sikap yang optimis ini, kehidupan anda dengan lupus bisa lebih bermakna dan mungkin akan menjadi obat tersendiri yang bisa membuat anda lebih kuat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *