Tanda dan Gejala Lupus yang Harus Diperhatikan

Ketika kita bebicara masalah penyakit autoimun, mungkin yang akan pertama kali anda ingat adalah alergi dan lupus. Jika alergi merupakan masalah yang umum ditemui di berbagai lingkungan dan kondisi, berbeda dengan lupus yang disebut dengan salah satu penyakit mematikan. Karena, sistem kekebalan tubuh yang seharunys menyerang benda atau zat asing yang bersifat membahayakan tubuh, justru berbalik menyerang tubuh dan menimbulkan gangguan yang cukup serius.

tanda dan gejala lupus yang harus diperhatikan

Untuk menghindari penyakit ini, sepertinya anda membutuhkan usaha ekstra. Salah satunya dengan tidak mengabaikan gejala atau tanda penyakit lupus berikut ini :

Nyeri dan bengkak pada sendi

Kondisi seperti ini rupanya mirip dengan yang terjadi pada mereka dengan rheumatoid arthritis (RA). Namun ada perbedaan dari keduanya yang bisa anda cermati yang di antaranya, lupus hanya menyerang satu sisi tubuh, sedangkan RA menyerang kedua sisi tubuh anda. Gejala yang muncul pada penderita lupus cenderung hilang kambuh, sedangkan penderita RA, semakin hari semakin memburuk.

Ruam wajah

Ketika terpapar sinar matahari secara langsung, anda akan mengalami ruam di bagian jembatan hidung, bawang tulang pipi, serta tulang rahang. Ruam ini memiliki bentuk yang memanjang menyerupai kupu-kupu.

Retensi air serta kencing berdarah

Orang yang mencerita lupus, biasanya juga akan mengalami gejala berupa kencing berdarah yang juga menjadi ciri gangguan ginjal. Namun, dikatakan bahwa anda justru tak bisa mengenali gangguan ginjal sejak awal sampai ia memiliki kondisi yang lebih buruk.

Nyeri dada

Lupus dikatakan bisa mengakibartkan peradangan pada jantung yang akan memicu sesak napas, nyeri dada, gangguan lairan darah, serta peningkatan risiko serangan jantung.

Kelelahan

Kelelahan menjadi salah satu gejala lupus yang juga ditemukan pada kondisi penyakit lain. Lupus rupanya bisa menimbulkan masalah pada darah seperti munculnya penyakit anemia.

Rambut rontok

Rambut rontok, bahkan sampai kebotakan, bukan hanya terjadi pada mereka yang menderita kanker dan sedang menjalankan kemoterapi, namun juga terjadi pada mereka yang menderita lupus dan gangguan tiroid.

Luka pada mulut

Luka yang muncul di dalam mulut selalu dikaitkan dengan masalah panas dalam. Dan untuk kali ini ternyata, masalah tersebut juga dihadapi oleh penderita lupus.

Kejang dan kehilangan memori

Seperti yang pernah dijelaskan, bahwa penyakit lupus bisa menyerang berbagai organ tubuh, termasuk otak. Sehingga anda bisa mengalami kejang, psikotik, disorientasi, bahkan kehilangan memori.

Gangguan kesehatan mental

Lupus bisa memicu masalah kecemasan atau depresi pada penderitanya baik sebelum ia mengetahui penyakitnya, maupun sebelumnya. Bahkan, depresi tersebut bisa lebih berkembang ketika ia tahu penyakit berat seperti lupus telah menyerang. Akibatnya, proses penyembuhan atau terapi sulit dijalankan jika anda selalu dihinggapi rasa cemas dan resah.

Mencegah serangan penyakit lupus ini bukan hanya saat anda belum mengalaminya, namun juga perlu dilengkapi ketika anda mulai merasakan kehadirannya dengan sistem tanggapan yang cukup bijak dan cerdas untuk membantu mempermudah jalannya pengobatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *